Home
 Prakata
 Profil Perusahaan
 Jasa Layanan
 Gallery Foto
 Info Tempat Ziarah
 Online Hotel Reservation
 Promosi
 Informasi Suhu rata-rata
 Hubungi Kami

 

PT. STELLA KWARTA WISATA
Kompleks B.H.P Blok F-30
Jakarta 13550 - Indonesia
Tel. : (021) 877 94 878
Fax. : (021) 877 94 877
Kontak Email :  

Keuntungan Tour | Tips Trik wisata | Syarat dan Kondisi Tour


GUNUNG NEBO

Gunung Nebo terletak di bagian barat negara Jordan dan memiliki ketinggian sekitar 817 meter diatas permukaan laut ( 2.680 kaki ). Dari atas gunung ini kita dapat melihat Panorama ke arah Tanah Perjanjian, sebagian dari lembah Sungai Jordan serta salah satu kota di daerah Tepi Barat, yakni Jericho. Panorama ini umumnya dapat terlihat dengan baik bila cuaca tidak berkabut. 

Menurut Kitab Ulangan, Gunung Nebo merupakan tempat dimana Nabi Musa hanya dapat memandang ke arah Tanah Perjanjian karena Tuhan tidak mengizinkannya untuk masuk ke sana. "Naiklah ke atas pegunungan Abarim, ke atas gunung Nebo, yang di tanah Moab, di tentangan Yerikho, dan pandanglah tanah Kanaan yang Kuberikan kepada orang Israel menjadi miliknya, kemudian engkau akan mati di atas gunung yang akan kaunaiki itu, supaya engkau dikumpulkan kepada kaum leluhurmu, sama seperti Harun, kakakmu, sudah meninggal di gunung Hor dan dikumpulkan kepada kaum leluhurnya oleh sebab kamu telah berubah setia terhadap Aku di tengah-tengah orang Israel, dekat mata air Meriba di Kadesh di padang gurun Zin, dan oleh sebab kamu tidak menghormati kekudusan-Ku di tengah-tengah orang Israel. Engkau boleh melihat negeri itu terbentang di depanmu, tetapi tidak boleh masuk ke sana, ke negeri yang Kuberikan kepada orang Israel." (Ulangan 32 : 49-52)

Sesuai dengan tradisi Yahudi dan Kristen, Gunung Nebo merupakan tempat peristirahatan terakhir dari Nabi Musa. Dan dipercaya di tempat inilah Nabi Musa dikuburkan oleh Tuhan sendiri, walaupun sampai saat ini kuburan tersebut tidak ditemukan. Ada yang mempercayai juga bahwa dari tempat ini Nabi Musa diangkat ke surga oleh Tuhan.

Tepat di puncak Gunung Nebo ini kita dapat melihat Syagha, sisa dari Gereja dan Biara yang ditemukan kembali pada tahun 1933. Gereja ini aslinya dibangun pada pertengahan abad ke 4 untuk mengenang tempat kematian dari Nabi Musa. Model dari Gereja ini dirancang dengan gaya Basilika. Pada tahun 597 Gereja ini dibangun kembali serta diperbesar. Cerita mengenai Gereja di Gunung Nebo terdapat dalam catatan seorang peziarah wanita bernama Aetharia dari tahun 394. Terdapat 6 makam yang ditemukan di dalam gereja ini yang tertutup oleh lantai mosaik bergaya Bizantium yang indah.

Pada tanggal 19 Maret tahun 2000 Bapa Suci Paus Yohanes Paulus II berkunjung ke tempat ini dalam rangkaian peziarahannya ke Tanah Perjanjian (Gunung Nebo merupakan salah satu situs Kristen yang penting di Jordania). Beliau menanam pohon zaitun di samping Gereja sebagai symbol perdamaian.

Di atas Gunung Nebo peziarah juga dapat melihat simbol tiang salib besar dari perunggu (yang dibuat oleh seniman Italia bernama Giovanni Fantoni). Simbol ini menandakan tiang dililit ular tembaga yang dibuat oleh Musa (bdk. Bilangan 21:4-9) serta juga sebagai simbol salib Yesus sebagai anak manusia yang harus ditinggikan : “Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal” (Yohanes 3:14).


Salib tembaga di Gunung Nebo


Penunjuk Arah ke Tanah Perjanjian dari atas Gunung Nebo


Gereja Bizantium di atas Gunung Nebo