|
Menorah yang
menjadi Lambang Negara Israel adalah kandil (kaki
dian) bercabang 7, yang dahulu diletakkan di Bait Allah Yahudi.
Tidak diketahui secara pasti dimana keberadaan Menorah yang dulu
diletakkan di Bait Allah karena sejak kota Jerusalem diratakan
dengan tanah pada tahun 70 Masehi oleh Jenderal Titus, keberadaan
Menorah tersebut tidak diketahui lagi sampai saat ini. Menorah
yang ada di depan Knesset ( Gedung Parlemen Israel ) dengan tinggi 5
meter ini merupakan hadiah
kemerdekaan untuk negara Israel dari Partai Buruh di Inggris. Menora
tersebut terbuat dari tembaga dan merupakan hasil karya dari seorang
seniman
Inggris bernama Benno Elkan. Pada tujuh cabangnya terdapat 29 ukiran
timbul yang melukiskan sejarah bangsa Yahudi. Dari kiri ke kanan
terdapat gambar-gambar sebagai berikut :
|
Cabang
Pertama
|
Yesaya
memberikan sabda ilahi; Yokhanan Ben Zakkai mendirikan
sebuah pusat keagamaan yang baru di Yabne; Orang Yahudi di
Spanyol dan pembuangan ke Babilonia. |
|
Cabang
Kedua
|
Ezra; Ayub;
Kitab Talmud; Kitab Kidung Agung.
|
|
Cabang
Ketiga
|
Daud
berperang melawan orang Filistin; pendaratan para pengungsi
Yahudi; dan persembahan Abraham.
|
|
Cabang
Keempat
|
Musa di
Gunung Sinai; dua loh batu berisi Sepuluh Perintah
Allah; ; Rut; Yehezkiel; peristiwa Holocaust
oleh Nazi Jerman yang memusnahkan 6 juta orang Yahudi; kata-kata "Dengarlah hai Israel" (Shma
Yisrael), yang merupakan awal dari Syahadat Yahudi; dan
para kolonis Israel.
|
|
Cabang
Kelima
|
Simon Bar
Kohba; harapan akan Mesias; pergulatan Yakob dengan Malaikat.
|
|
Cabang
Keenam
|
Rabbi
Hillel; Rabbi Hanina; Kabala; Halakha; dan peraturan
keagamaan
|
|
Cabang
Ketujuh
|
Yeremia;
Perang Makabe; penyembahan Tuhan; dan Nehemia.
|
Adanya Menorah ini
beserta gambar-gambar tersebut di depan Gedung Parlemen Israel
sangat tepat sekali, karena akan selalu mengingatkan para anggota
Parlemen mengenai sejarah yang dialami oleh Bangsa Yahudi mulai dari
ribuan tahun yang lalu sampai saat sekarang, dengan demikian para
anggota Parlemen diharapkan selalu berjuang demi kepentingan bangsa
Israel itu sendiri. |